Ini Yang Terjadi 19 Tahun Kemudian Setelah Sebelumnya Dilahirkan Penuh Dengan Tanda Lahir Di Tubuhnya !!

iklan
Gadis Ini Dilahirkan Penuh Dengan Tanda Lahir di Tubuhnya. Lihat Ini Yang Terjadi 19 Tahun Kemudian

Terlahir sebagai manusia yang dipenuhi dengan tanda lahir membuat gadis Amerika ini sempat merasa putus asa. Bagaimana tidak? Ejekan demi ejekan terus terdengar di telinganya. Ini jelas saja membuat kepercayaan dirinya menghilang.

Tapi beruntung, dia memiliki keluarga yang selalu mensuportnya. Dengan begitu, rasa semangat hidup serta kepercayaan dirinya kembali ia dapatkan.

Melansir dari Tribunstyle.com, dia adalah Ciera Swaringen (19). Dia adalah gadis asal Rockwell, Carolina Utara, Amerika Serikat.

Sejak lahir, Ciera didiagnosis menderita Congenital Melanocytic Nevus (CMN). Yaitu tahi lalat atau tanda lahir yang hadir pada saat lahir dan biasanya berbentuk lebih besar.

Salah satu bagian tubuh yang paling banyak terdapat tanda lahir itu ada di bagian pusar hingga pahanya. Hampir dua pertiga tubuhnya diselimuti tahi lalat berwarna hitam tersebut.

Dari sekian banyaknya kejadian pahit yang ia alami, salah satu yang paling membekas di hatinya adalah kejadian pada saat dirinya hendak pergi ke sekolah menggunakan bus.

“Suatu hari aku ingat berada di bus sekolah dan mendengar seorang remaja tertawa dan memanggil saya anjing jerawatan. Itu benar-benar mengetuk kepercayaan diri saya. Saya hanya remaja waktu itu dan ketika itu saya merasa benar-benar berbeda dengan anak-anak lainnya,” kenang Ciera.

Diakuinya meski sempat kesal namun ia akhirnya berhasil menepis setiap komentar pedas yang datang pada dirinya.

“Seiring waktu aku telah belajar untuk menepis komentar negatif dan aku tahu mengapa orang berkata hal kejam kepadaku karena mereka tidak terbiasa melihat seseorang dengan kondisi seperti aku,” ucapnya.

Ciera mengaku sangat bangga dengan dirinya. Dia justru menganggap bahwa dirinya adalah manusia paling spesial karena berbeda dari orang lain pada umumnya.

“Setiap orang dilahirkan untuk terlihat berbeda dan kita semua harus merasa cantik dengan kulit kita sendiri. Tapi aku sangat bangga menjadi berbeda dan pada hari akhir (kiamat), kita semua dapat menemukan sesuatu dari diri kita yang tak biasa, baik itu di luar maupu di dalam diri,” ujarnya.

Keluarga Ciera selalu mensuport anak gadisnya tersebut dan selalu menjadi tameng apabila Ciera disakiti orang lain.

“Aku ingat ketika aku mulai sekolah ibuku mengatakan kepada aku bahwa tanda lahirku adalah ciuman dari malaikat. Ayahku adalah orang pertama yang berdiri untuk membelaku jika orang berkata mengerikan untukku.”

Dahulu orangtua Ciera, David (55) dan Julia (41) sempat membawa anaknya ke Carolina Medical Centre di Charlotte, Carolina Utara, untuk dianalisis. Namun mereka tidak mendapatkan hasil yang menggembirakan. Dokter hanya mengatakan bahwa tanda lahir anaknya tidak berbahaya.

Sementara upaya penghilangannya, dikatakan tidak bisa karena berisiko tinggi.

Meski sempat kecewa dengan kabar tersebut, tetapi Julia dan David merasa bangga dengan putrinya. Di mata Julia, Ciera adalah putri yang cantik dan hebat.

“Ciera adalah wanita muda yang cantik dengan kepribadian yang hebat,” ucap Julia.